author photo
NEWSPORTAL.ID - Kesbangpol Provinsi Jambi, Hari ini, Kamis (14/12) menggelar Rapat Kerja Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Se Provinsi Jambi bertempat di Aula Kantor Kesbangpol Provinsi Jambi.

Acara dibuka langsung oleh Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Jambi, Asnawi AB, yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa penanganan konflik sosial mesti bekordinasi dengan para pihak terkait, dan untuk mencapai hasil pihak yang bertikai harus ditemui dan diajak bicara agar lahir kata mufakat dan penyelesaian yang baik.

"Saya pernah turun kelapangan yang mana situasinya pada saat itu pihak yang bertikai ada yang bawa parang, kayu, dan sebagainya, disitu ada dari anggota LSM, ada dari pihak ahli waris juga, pokoknya rame, tapi ketika kita temui langsung dengan niatan baik, alhamdulillah, mereka dapat menerima dan diperoleh jalan keluar yang baik juga", ujar Asnawi dalam penyampaiannya.

Rapar Kerja Tim Terpadu dihadiri oleh perwakilan tim terpadu Seprovinsi Jambi yang terdiri dari pihak Kesbangpol, TNI-POLRI, Kejaksaan, SKPD terkait, pihak Gubernur dan lain sebagainya.

Selain mendiskusi potensi konflik yang ada di Provinsi Jambi rapat  juga mengusulkan rencana aksi untuk tahun 2018.

Dalam perkembangan diskusi ada beberapa catatan diantaranya isu terorisme yang ada di daerah  jambi.

Isu lainnya yaitu terkait dengan pilkada yang menurut pantauan juga berindikasi konflik sosial khususnya ditiga daerah yang akan melaksanakan yaitu Kabupaten Kerinci, Kabupaten Merangin dan Kota Jambi.

Sebab gejolak Pilkada 2018 sulit dihindari keterkaitannya dengan pemilu yang akan berlangsung ditahun 2019.

Disektor ekonomi sendiri masih berkutat dengan ekonomi kelas menengah terkait masih rendahnya harga karet dan sawit dampak ekonomi global. Begitu juga dengan pertambangan.

Disektor sosial budaya dianggap tidak kalah penting sebab ada indikasi masuknya pengaruh asing melalui penyelundupan narkoba dan menurut laporan polda angka terkait temuan juga terus bertambah sehingga berpotensi merusak generasi yang ada.

Sektor kehutanan dan lingkungan juga dikawal karena saat ini sedang berjalan kebijakan tanah objek reforma agraria (TORA) yang masih berlangsung pemetaannya oleh masyarakat dan para pihak terkait baik itu dalam kawasan hutan dan dalam konsesi perusahaan.

Acara ditutup oleh Sigit Eko Yuwono, selaku Kepala Bidang Penanganan Konflik di Kesbangpol Provinsi Jambi. Dengan harapan semoga tim terpadu bisa lebih baik lagi menangani konflik sosial dan potensinya yang ada di daerah Jambi. (P01) 

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post
HUKRIM (545) NEWS (357) SOROT (242) OPINI (101) KERJA (56) ARENA (54) WARKOM (54) WISBUD (20) JEJAK (9) LENSA (9) SENI (8) EKOBIS (4) EDUKASI (3) POLITIK (3) KREATIF (2)