author photo
NEWSPORTAL.ID - Meski di daerah pulau jawa maupun daerah lainnya sudah banyak ditemukan wabah Difteri yang menyerang anak-anak. Namun, wabah tersebut belum di temukan di wilayah Kabupaten Tebo.

Hal tersebut langsung di katakan Kepala Dinas Kesehatan Tebo, M. Ridwan melalui Kasi Survelans dan Imuniasi Rita Susanti, Skm.

"Kita juga tidak bisa memastikan apakah wabah difteri tersebut ada atau tidak di Tebo, yang jelas hingga saat ini belum ada laporan dari puskesmas maupun dari masyarakat," ungkap Rita dikonfirmasi Kamis (14/12/2017).

Meski tidak ditemukan virus ini, diakui Rita jika pihaknya selalu melakukan imunisasi lengkap untuk mengantisipasi wabah difteri ini, "Mudah mudahan gak ada kasus itu di Tebo, untuk antisipasinya kita rutin melakukan imunisasi lengkap terhadap anak anak yang usia rentan," terangnya.

Selain itu, lanjut Rita, pihaknya juga melakukan imunisasi bulan imunisasi anak sekolah (Bias), dengan sasaran anak SD kelas 1 dan 2, karena usia tersebut termasuk usia yang sangat rentan terkena penyakit.

"Kita sudah lakukan itu pada bulan Agustus dan Nopember lalu, sasaran kita memang anak anak SD yang masih kelas 1 dan 2,"sebutnya.

Menurut Rita bahwa virus tersebut rata-rata menyerang anak usia 5 hingga 9 tahun. Bahkan, penyakit infeksi ini bisa menyebabkan kematian jika tidak cepat ditangani. Selain itu, infeksi ini juga menyebabkan selaput tebal di tenggorokan dan akan menghalangi saluran pernapasan. Akibatnya, penderita kesulitan bernapas hingga meninggal dunia.

"bakteri yang lebih dikenal dengan Corynebacterium diphtheriae ini biasanya bersarang di tenggorokan dan hidung, penyebaran virus ini melalui batuk dan bersin," terangnya.

Pihaknya berharap kepada masyarakat jika ada keluarganya yang menderita virus ini, untuk secepatnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak rumah sakit ataupun puskesmas terdekat. (P02)

SILAHKAN KOMENTAR 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post