author photo
NEWSPORTAL.ID - Kasus pemukulan dan pengeroyokan terhadap seorang Guru disebuah Sekolah Dasar (SD)  di Desa Matra Manunggal, Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muarojambi, sudah digarap oleh pihak kepolisian.

Proses Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terhadap korban dan saksi kemarin sudah digelar di Polsek Sungai Bahar.

Hal demikian dinyatakan Heri, selaku Guru SD yang menjadi korban ketika dihubungi newsportal.id Kamis 18 Januari 2018.

"Betul, kemarin saya beserta 3 orang saksi sudah di periksa di kantor Polsek, Paska melaporkan kejadian pemukulan yang terjadi terhadap saya,"ujar Guru SD tersebut menjelaskan.

Menurutnya proses hukum terhadap kasus ini terus berjalan bahkan kabarnya akan ditangani Polres setempat - Polres Muaro Jambi.

Sebagaimana informasi yang berhasil di himpun, Sdr.Badi, Kades Matra Manunggal Kecamatan Sungai Bahar Kabupaten Muaro Jambi, Kemarin diduga melakukan pemukulan dan pengeroyokan terhadap Heri.

Badi diduga emosional terhadap korban lantaran protes soal adanya dugaan pungutan dalam pembuatan KTP di desa tersebut.

Sebab, Sebelumnya beredar sebuah kwitansi untuk biaya pembuatan eKTP senilai Rp50 ribu di media sosial yang sempat menghebohkan warga.

Buntut dari hal itu kemudian Badi beserta istri menemui korban di SD tempatnya mengajar dan mungkin karena sudah terdorong emosi, akhirnya terjadi pemukulan bahkan pengeroyokan terhadap korban.

Celakanya, hal demikian terjadi di hadapan banyak orang diantaranya pihak komite sekolah dan mejelis guru di sekolah.

Heri sendiri selaku korban juga membenarkan tentang kronologi pemukulan terhadap dirinya yang sudah beredar di media sosial (P03)

SILAHKAN KOMENTAR 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post