author photo
Gunung Kerinci 
NEWSPORTAL.ID - Simpang siurnya isu yang berkembang tentang perubahan nama puncak gunung Kerinci menjadi puncak Joko Widodo akhirnya dijawab pihak yang berkompeten atas wilayah tersebut yakni Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS).

Dalam suratnya yang sudah tersebar di kalangan media ini, Arief Toengkagie, selaku Kepala Balai TNKS menegaskan, bahwa perubahan nama puncak Kerinci menjadi puncak Jokowi adalah tidak benar.

"Balai Besar TNKS tidak pernah merubah nama bagian dari gunung Kerinci yang dikenal dengan sebutan puncak Kerinci, maupun menerima usulan dari pemerintah kabupaten Solok Selatan atau organisasi manapun menjadi puncak Joko Widodo." tegas Kepala Balai di poin pertama suratnya yang ditujukan kepada Ketua OPPH-LH Khatulistiwa, pertanggal 26 Februari 2018 ini.


Selanjutnya, Kepala Bala Besar TNKS mengajak para penggiat pecinta alam serta masyarakat Jambi khususnya warga di Kabupaten Kerinci dan Sungai Penuh untuk tidak terprovokasi dengan issu dan berita yang tidak dapat di pertanggungjawabkan (hoak) yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

Dalam akhir suratnya, surat ini terlihat ditembuskan kepada Dirjen KSDAE Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Jakarta, Gubernur Jambi, Bupati Kerinci, Walikota Sungai Penuh, Dsb (P03)


This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post
HUKRIM (593) NEWS (385) SOROT (298) KERJA (103) OPINI (102) WARKOM (64) ARENA (57) WISBUD (20) EDUKASI (18) LENSA (12) SENI (11) JEJAK (9) POLITIK (9) EKOBIS (7) KREATIF (2)