author photo
DR.H. Safrial.MS, Bupati Tanjab Barat/Net
NEWSPORTAL.ID – Zulkarnain Sucipto Sianipar SH, Anggota DPRD Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) menolak keras wacana perubahan nama Kabupaten Tanjab Barat menjadi Serambi Jambi. Sianipar berkata siapa yang menghilangkan sejarah, tidak akan mendapat terang di akhir zaman.

"Siapapun yang mengubah sejarah akan menemui kegelapan di akhir zaman," katanya kepada awak media Selasa (27/2/2018).

Wacana perubahan nama Kabupaten Tanjab Barat menjadi Serambi Jambi mulai bergulir usai paripurna DPRD Tanjab Barat belum lama ini.

Sianipar mengatakan bahwa semua pihak semestinya jangan pernah menghilangkan sejarah. Nama Tanjab Barat muncul setelah kabupaten induk yaitu Tanjung Jabung mulai dimekarkan setelah era reformasi. "Kalau Tanjab Barat diubah, nanti Tanjab Timur diubah pula. Kemudian Provinsi Jambi diubah pula. Tak ada habis-habisnya," ujar politisi dari Partai Gerindra ini.

Lagipula, jika nama Tanjab Barat diganti itu memerlukan biaya yang cukup besar. Semua administrasi dan atribut seluruhnya harus diubah pula.

Ia yakin sebagian besar masyarakat Tanjab Barat tidak setuju perubahan nama tersebut. "Yang penting itu bukan perubahan nama namun bagaimana membuat Tanjab Barat lebih maju lagi baik perekonomian, sosial budaya, hingga insfrastrukturnya. Itu yang lebih penting ketimbang mengganti nama,"ujarnya mengakhiri.

Sebelumnya, Bupati Tanjung Jabung Barat, DR Ir H Safrial MS telah mewacanakan pergantian nama Kabupaten Tanjung Jabung Barat menjadi Kabupaten “Serambi Jambi”.

Wacana mengubah nama ini disampaikan Bupati pada Rapat Paripurna terbuka di gedung DPRD Tanjab Barat dengan agenda tanggapan Bupati terhadap Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi Terkait 5 Raperda Inisiatif Eksekutif serta 2 Raperda inisiatif Dewan, pada Jumat (23/02) kemarin.

Wacana perubahan nama bukan tanpa alasan, sebab menurut Safrial dulu nama “Serambi Jambi” sering disebutkan dalam acara adat sebagai pengganti nama Tanjung Jabung, sebutan sebelum Kabupaten ini dimekarkan menjadi Tanjab Barat dan Tanjab Timur.

“Tanjung Jabung itu sudah pisah dengan adanya Kabupaten Tanjab Timur. Di wilayah kita tidak ada lagi Tanjung dan Muaranya, ujung Jabung, semuanya berada di Tanjab Timur. Jadi saya ingin kembali pada sebutan adat, Kabupaten Serambi Jambi,” ungkap Safrial.

Selanjutnya, terkait usulan penggantian nama kabupaten ini Safrial akan mengajak diskusi Bupati Tanjab Timur. Bila Tanjab Barat berganti menjadi Kabupaten Serambi Jambi maka Kabupaten Tanjab Timur bisa menyesuaikan.

“Nanti saya akan coba hubungi Bupati Tanjab Timur untuk sama-sama membicarakan ini. Kita akan tinjau penamaan kabupaten ini,” ungkapnya.

Bupati menambahkan selain meminta dukungan legislatif diriya juga meminta dukungan tokoh adat serta tokoh masyarakat di Kabupaten Tanjab Barat (tim)

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post
HUKRIM (557) NEWS (358) SOROT (247) OPINI (101) KERJA (67) WARKOM (58) ARENA (55) WISBUD (20) LENSA (12) JEJAK (9) SENI (9) EDUKASI (5) EKOBIS (4) POLITIK (3) KREATIF (2)