author photo
Pemilihan Final Duta Pendidikan Indonesia 2018
NEWSPORTAL.ID - Rahman, Rofiq dan Dhea, berhasil mengharumkan nama daerah Jambi ditingkat nasional dalam ajang pemilihan Duta Putra Putri Pendidikan Indonesia 2018 yang acara puncaknya digelar di Kota Bandung Jawa Barat pada Februari yang lalu. Sebelum ke Bandung mereka melewati serangkaian seleksi cukup ketat yang diselenggarakan ditingkat daerah.

“Selain latar prestasi di sekolah yang kuat dan menonjol, penampilan dan gaya bicara juga menjadi bagian penting indikasi dalam proses seleksi. Waktu yang diperlukan untuk proses sedari awal hingga akhir di kegiatan ini sekitar 4 bulan,”ujar Daril Syeh, Mentor Duta Putra Putri Pendidikan Indonesia Provinsi Jambi 2018 memaparkan, saat berbincang langsung dengan newsportal, Senin (12/3) malam.

Menurut Daril, Pemuda adalah aset apalagi sumberdaya yang sudah teruji secara nasional untuk itu sudah sepatutnya menjadi keharusan diperjuangkan sekalipun dengan biaya sendiri atau swadaya. 

Sebelum ajang ini digelar kata Daril, pihaknya sudah berupaya berkomunikasi ke dinas pendidikan  untuk menyedot perhatian di ajang tingkat daerah, namun, jawaban yang diterima pihaknya masih terbilang klasik karena kerap dibentur oleh ketiadaan anggaran.

“Padahal, support itukan tidak harus dalam bentuk biaya, misalnya ikut berpatisipasi dalam ajang ini itu juga wujud kepedulian nyata sebab kegiatan ini memang ajangnya sektor pendidikan,”kata Daril lagi.

Dalam kondisi yang hampir terseok itu, Sang Mentor akhirnya bertemu Saud Sitinjak, Ketua umum Komunitas pemuda Kreatif (KpK) yang selanjutnya bersama-sama berusaha secara swadaya dan akhirnya membuahkan hasil.

Dhea, Rahman dan Rofiq, Sukses meraih juara nasional sebagai Duta Pendidikan Putra Putri Indonesia Provinsi Jambi 2018.

Dhea Hamidah, Siswi SMA Negeri 5 Kota Jambi ini diketahui berhasil meraih Best Modeling Putri Pendidikan Indonesia dan Duta Pendidikan Indonesia 2018.
Dhea 
Kemudian M. Rahman, Siswa di SMK Negeri 2 Jambi ini berhasil meraih Duta Pendidikan Indonesia 2018 dan masuk dalam 10 Besar Putra-Putri Pendidikan Indonesia 2018.
Rahman
Selanjutnya Rofiq Al Fikri, Mahasiswa Universitas Jambi Fakultas Kesehatan Masyarakat ini berhasil meraih Duta Pendidikan 2018 dan Juara 5 besar terbaik.
Rofiq
Saya dan anak-anak mengucapkan banyak terima kasih kepada komunitas pemuda kreatif karena memang sejauh ini sudah cukup banyak membantu”ujar Daril terharu.

Menurut Rahman, Pemerintah harusnya membuka mata lebih lebar lagi untuk melihat kita ini ada. Kita ini ada untuk mempermulus pendidikan agar semakin merata, kita ini ada bukan untuk membantu dinas pendidikan saja tapi kita ini generasi muda yang siap merangkul pemuda yang ada di jambi.

Sementara Dhea saat di wawancarai juga menunjukkan kritik yang tak kalah tajam, Kami tidak minta diakui sebagai putri pendidikan tapi kita akan menunjukkan kualitas kita dan siap terjun langsung kelapangan untuk mendata anak-anak yang memang membutuhkan perhatian dibidang pendidikan, Sebab di jambi sendiri juga masih banyak masyarakat dibagian bawah yang pendidikannya terlantar bahkan tidak sekolah.

Rofiq, Mahasiswa UNJA ini justru teringat istilah Bung Karno, Beri aku seribu orang tua, maka akan kucabut gunung semeru dari akarnya, dan beri aku 10 orang pemuda, maka akan kuguncang dunia.

“Harusnya pemerintah itu sudah mengetahui bahwa pemuda itulah nanti yang akan memperjuangkan semuanya dan pemuda itulah yang akan membangkitkan generasi selanjutnya. Peran pemerintah itu harusnya memfasilitasi sebab kami berkontribusi dalam pendidikan harusnya kita bekerjasama demi pendidikan itu sendiri."

Waduh, Bagaimana ini Dinas pendidikan provinsi jambi? (P03)


This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post
More on

NEWS