author photo
NEWSPORTAL.id - Setelah Suku Anak Dalam (SAD) Muara Kilis, Kecamatan Tengah Ilir yang tersentuh program “Jaksa Masuk Rimba” pada Senin lalu (16/04/2018), sekarang giliran SAD Makekal Desa Tanah Garo Kecamatan Muara Tabir Kabupaten Tebo, tersentuhan program andalan Kejari Tebo tersebut.

Hal ini terlihat pada Sabtu (21/04/2018). Teguh Suhendro Kajari Tebo dan Sukandar Bupati Tebo bersama rombongan meluncur ke lokasi SAD Makekal.


Rombongan ini bergerak sekitar pukul 08.05 Wib, dari Pendopo rumah dinas Bupati Tebo dengan mengendarai mobil double cabin.

Dengan menempuh jalan rusak dan berlubang, rombongan sampai di kantor Camat Muara Tabir sekitar 1,5 jam perjalanan. Seterusnya perjalanan dilanjutkan menuju desa Tanah Garo.


Untuk lintasan jalan dsri kantor Camat Muara Tabir ke desa Tanah Garo, sedikitnya ada sekitar 10 titik jalan yang kondianya rusak parah dan sangat sulit dilalui kendaraan. Namun kondisi tersebut tidak menyurutkan niat rombongan ini untuk sampai ditempat tujuan.

Juga menghabiskan waktu sekitar 1,5 jam, akhirnya rombongan ini sampai ke lokasi SAD Makekal. Kedatangan Kajari dan Bupati Tebo bersama rombongan ini disambut langsung oleh ratusan warga desa dan SAD Makekal.

“Alhamdulillah, perjalanan yang cukup menantang, akhirnya kita sampai juga kemari untuk silaturrahmi dengan warga SAD Makekal,”ujar Kajari Tebo saat sampai ditempat tujuan.


Selain bersilaturrahmi, jelas Kajari, kedatangan dirinya bersama Bupati Tebo dan rombongan untuk menyerahkan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa buku bacaan serta perangkat belajar dari Bank BNI 46 Cabang Bungo-Tebo kepada warga SAD.

“Ini merupakan salah satu program kita yakni “Jaksa Masuk Rimba” Program kita ini mendapat dukungan dari Pemkab Tebo dan BNI 46,”tutur Teguh.

“Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat bagi warga SAD,”katanya lagi.


Sementara, Sukandar Bupati Tebo mengatakan bahwa kedatangan dirinya ke lokasi SAD Makekal bukan sekedar mendampingi Kajari. Namun lebih dari itu, kedatangan dirinya untuk bersilaturrahmi dengan warganya di Kecamatan Muara Tabir, khususnya warga desa Tanah Garo dan SAD Makekal.

“Ini sudah yang kesekian kalinya saya bertemu dengan sanak (warga SAD). Dan ini juga sudah kewajiban saya mengunjungi saudara saya disini, “ujar Sukandar.


Dengan kondisi jalan rusak dan berlubang sepanjang lintasan kantor Camat Muara Tabir menuju desa Tanah Garo, Sukandar berjanji akan memprioritaskan pembangunannya. “Infrastruktur jalan secepatnya akan kita tingkatkan. Ini menjadi prioritas saya, "kata Sukandar.

Kedatangan Kajari dan Sukandar ini memang hal yang sangat dinantikan oleh warga desa Tanah Garo dan SAD Makekal. “Jalan kami sudah sangat hancur. Kami mohon kepada Rajo Gedang (Sukandar) segera memperbaikinya agar kami mudah keluar, “singkat Temenggung SAD Makekal.


Diketahui, sebelumnya melalui "Program Jaksa Masuk Rimba" Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tebo Teguh Suhendro, Senin (16/04/2018), bersama Syahlan Arfan wakil Bupati Tebo mendatangi pemukiman SAD Muara Kilis, Kecamatan Tengah Ilir, Tebo.

Kedatangan Kajari dan rombongan ini didampingi oleh Mushammid Pabung 0416/Bute, Richi Saputra Camat Tengah Ilir, pengurus komunitas mobil Innova Comunity, pimpinan BNI 46 Cabang Bungo Tebo, tokoh agama, tokoh masyarakat dan warga serta pengurus ada SAD desa Muara Kilis.

Rombongan yang tiba dilokasi sekitar pukul 10.55 Wib ini, untuk menyerahkan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa buku bacaan serta perangkat belajar dari Bank BNI 46 Cabang Bungo-Tebo kepada warga SAD.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Tebo sangat mengapresiasi program Jaksa Masuk Rimba. Menurutnya, dengan adanya program tersebut warga SAD ikut merasakan CSR berupa buku bacaan dari BNI 46.

"Semoga bantuan CSR ini dapat dimanfaatkan untuk menambah wawasan," ujar Wabup.

Selain itu, Syahlan merasa terharu dan merasa ini sesuatu kehormatan baginya. Pasalnya, dirinya merasa kembali ke habitat awal sebelum menjadi Wabup. "Pas masuk kesini tadi saya merasa pulang kampung, karena disini banyak kebun sawit dan karet. Menanam sawit dan karet adalah kegiatan saya sebelum jadi Wabup," katanya.

Diakhir sambutannya, dirinya minta kepada Warga SAD agar tetap rukun dengan perusahaan maupun Pemda. Jika nanti ada permasalahan diselesaikan bersama dan jangan sampai ada yang keributan, baik antar SAD sama warga, sama perusahaan maupun sama pemerintah.

“Kepada masyarakat desa Muara Kilis, saya ucapkan terimakasih karena telah menjaga keamanan dan kebersamaan dengan warga SAD, “tutup Syahlan.

Sementara itu, Kajari Tebo, Teguh Suhendro mengatakan bahwa program Jaksa Masuk Rimba ini merupakan bentuk kepedulian institusinya terhadap warga SAD, terutama pada bidang pemberdayaan hukum.

"Semoga dengan adanya CSR ini, khususnya Temanggung Apung sebagai orang yang di tuakan disini dapat memperdayakan warganya," pungkas Kajari. (P01)

SILAHKAN KOMENTAR 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post