author photo
NEWSPORTAL.id - Wakil Bupati Tebo, Syahlan Arfan sumbangkan 40 persen gajinya sebagai Wabup ke Mushollah Suku Anak Dalam (SAD).

Mushollah yang diberi nama Raudatul Jannah dibangun secara swadaya SAD di pemukiman mereka, tepatnya di Dusun Wanorejo, Desa Muara Kilis, Kecamatan Tengah Ilir, Tebo.

“Saya sangat terharu sekali. Semua diluar dugaan. Karena macet, perjalanan saya 12 jam dari Jambi ke Tebo tidak sia-sia, “ujar Syahlan saat mengikuti "Program Jaksa Masuk Rimba" Kejari Tebo di pemukiman SAD Muara Kilis, Senin (16/04/2018).

Syahlan berharap, sumbangan tersebut bisa bermanfaat untuk kemajuan warga SAD, khususnya dibidang agama. “50 pesen gaji saya untuk keluarga saya. 10 persen untuk kebutuhan rokok saya. Jadi nanti berapa angka yang saya sumbangankan, bisa dihitung berapa jumlah gaji saya sebagai Wabup Tebo, “gurau Syahlan.

Seterusnya, didampingi Teguh Suhendro Kajari Tebo dan Mushammid Pabung 0416/Bute, serta disaksikan oleh seluruh undangan yang hadir, Syahlan menandatangani prasasti sebagai bentuk peresmian Mushollah SAD.

“Saya ucapkan terima kasih kepada masyarakat dan semua pihak yang sudah berdampingan dengan SAD,”tutup Syahlan.

Diketahui, melalui "Program Jaksa Masuk Rimba" Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tebo Teguh Suhendro, Senin (16/04/2018), dampingi Syahlan Arfan wakil Bupati Tebo resmikan mushollah yang dibangun secara swadaya oleh Suku Anak Dalam (SAD) di pemukiman mereka, tepatnya di Dusun Wanorejo, Desa Muara Kilis, Kecamatan Tengah Ilir, Tebo.

Peresmian musholla Raudatul Jannah ini, dihadiri langsung oleh Mushammid Pabung 0416/Bute, Richi Saputra Camat Tengah Ilir, pengurus komunitas mobil Innova Comunity, pimpinan BNI 46 Cabang Bungo Tebo, tokoh agama, tokoh masyarakat dan warga serta pengurus ada SAD desa Muara Kilis.

Selain meresmikan mushollah, pada acara tersebut rombongan Kajari Tebo dan Wakil Bupati Tebo menyerahkan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa buku bacaan serta perangkat belajar dari Bank BNI 46 Cabang Bungo-Tebo kepada warga SAD.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Tebo sangat mengapresiasi program Jaksa Masuk Rimba. Menurutnya, dengan adanya program tersebut warga SAD ikut merasakan CSR berupa buku bacaan dari BNI 46.

"Semoga mushollah yang kita resmikan ini digunakan sebagai mana mestinya dan bantuan CSR ini dapat dimanfaatkan untuk menambah wawasan," ujar Wabup.

Selain itu, Syahlan merasa terharu dan merasa ini sesuatu kehormatan baginya. Pasalnya, dirinya merasa kembali ke habitat awal sebelum menjadi Wabup. "Pas masuk kesini tadi saya merasa pulang kampung, karena disini banyak kebun sawit dan karet. Menanam sawit dan karet adalah kegiatan saya sebelum jadi Wabup," katanya.

Diakhir sambutannya, dirinya minta kepada Warga SAD agar tetap rukun dengan perusahaan maupun Pemda. Jika nanti ada permasalahan diselesaikan bersama dan jangan sampai ada yang keributan, baik antar SAD sama warga, sama perusahaan maupun sama pemerintah.

“Kepada masyarakat desa Muara Kilis, saya ucapkan terimakasih karena telah menjaga keamanan dan kebersamaan dengan warga SAD, “tutup Syahlan.

Sementara itu, Kajari Tebo, Teguh Suhendro mengatakan bahwa program Jaksa Masuk Rimba ini merupakan bentuk kepedulian institusinya terhadap warga SAD, terutama pada bidang pemberdayaan hukum.

"Semoga dengan adanya CSR ini, khususnya Temanggung Apung sebagai orang yang di tuakan disini dapat memperdayakan warganya," pungkas Kajari.

Pantauan NEWSPORTAL.id, usai peresmian Mushollah SAD dan pemberian CSR BNI 46, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon disekitar mushollah dan pemukiman SAD.

Kegiatan ini berakhir, seluruh rombongan mengecek Sekolah Alam yang lokasinya masih berada dalam kawasan pemukiman SAD. (P01)

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post
More on

NEWS