author photo
Tumenggung Bujang Itam (30/4/2018)
NEWSPORTAL.ID - Suku Anak Dalam (SAD) Kelompok Bujang Itam yang selama ini berdiam di wilayah Distrik VIII, Konsesi PT Wira Karya Sakti (PT WKS) kemarin dikabarkan sudah bergabung dengan barisan Serikat Mandiri Batanghari (SMB) yang saat ini menduduki Hutan Tanaman Rakyat (HTR) seluas 3 ribu hektar di wilayah Sengkati, Kecamatan Mersam Kabupaten Batanghari.

Hal demikian terungkap kemarin siang (30/1) saat kunjungan anggota DPRD Batanghari ke lokasi tersebut.

“Yang saya dengar dari warga disini seperti itu, Kelompok SAD dari Tumenggung itu sudah bergabung,” ujar Alpandi.

Alasannya kata Pandi, Selama ini mereka belum mendapat hak kelola dari PT WKS jadi bergabungnya mereka mungkin karena ada kesamaan nasib dengan warga yang menduduki lahan,”terangnya menambahkan.

Sebagaimana yang diketahui, Dalam pekan terakhir warga yang mengatasnaman SMB melakukan aksi pendudukan lahan diatas lokasi yang sudah dibebankan izin HTR di wilayah tersebut.

Menurut informasi, Sampai dengan kemarin warga sudah mendirikan puluhan pondok dan musholla secara bergotong royong dilokasi itu sebagai wujud protes mereka terhadap keberadaan koperasi yang dinilai tidak jelas kantor dan anggotanya.

Namun, Sejauh ini belum ada keterangan resmi dari pihak koperasi dan PT WKS khususnya soal bergabungnya SAD dalam pendudukan lahan (P03) 


Berita Sebelumnya :

SILAHKAN KOMENTAR 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post