author photo
NEWSPORTAL.id, MUARO JAMBI - Setelah sempat beredar diberbagai pemberitaan bahwa, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi akan melakukan penundaan pemberian vaksinasi MR dengan alasan belum adanya lisensi kehalalan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Hal itu llangsung ditanggapi dan diklarifikasi langsung oleh Yes Isman Sekertaris Dinkes Muaro Jammbi, Jum'at (10/8/2018).

Dikatakannya, ada kesalahan penafsiran mengenai keterangan yang disampaikannya dalam pemberitaan itu, pelaksanaan vaksin MR di Kabupaten Muaro Jambi hingga saat ini masih terus berjalan, sedangkan untuk permaslahan mengenai kehalalan vaksin ini, pihak Dinkes Muaro Jambi masih menunggu informasi dari Kementrian Kesehatan, dan saat ini status halal vaksin MR tersebut masih dalam proses oleh MUI pusat.

"Jadi saya tidak pernah mengatakan kalau saya menolak atau harus menunggu patwa halal dari MUI baru bisa melakukan vaksin MR di Kabupaten Muaro Jambi," ujarnya.

Pada prinsipnya, kata dia, vaksin MR ini sudah dinyatakan oleh Kemenkes tidak mengandung unsur haram. Jadi murni dalam pengembang biakan vaksin ini menggunakan telur ayam. “Tetapi karena beredar polemik ada yang menolak tentu kami akan melakukan penjelasan terhadap masyarakat yang dibantu oleh pihak MUI Kabupaten Muaro Jambi,”kata dia.

"Karena sasaran kita di Kabupaten Muaro Jambi banyak, untuk sekolahan saja ada 75 ribu ditambah, sasaran pada masyarakat 30 ribu lebih dari Agustus hingga akhir September ini. Bila setelah diberi penjelasan masih ada juga masyarakat melakukan penolakan, maka akan kita berhentikan sementara vaksin tersebut, sembari menunggu patwa halal dari MUI, kemudian baru kita lakukan vaksinasi  MR ulang terhadap yang melakukan penolakan itu," ujarnya.

Ditambahkannya, untuk mensukseskan kampanye pelaksanaan vaksin MR dari Pemerintah pusat ini, Pemkab Muaro Jambi sudah mengeluarkan surat edaran bahwa Bupati menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah terkait untuk ikut serta dalam menyukseskan pelaksanaan vaksinasi MR di Kabupaten Muaro Jambi.

"Hibauan kepada Dinas Pendikan dan Kebudayaan, Kementrian agama Kabupaten, Camat, Lurah dan seluruh Kepala Desa di Kabupaten Muarojambi membantu dalam pelaksanaan Vaksin MR serentak ini," pungkasnya. (zan)

SILAHKAN KOMENTAR 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post