author photo
NEWSPORTAL.id - MUAROJAMBI, Sebanyak 70 unit rumah tidak layak huni (Ratilahu) di Kecamatan Kumpe, tahun 2018 ini bakal dibangun oleh Kementrian Sosial (Kemensos) RI melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Muarojambi.

Pembangunan bedah rumah ini merupakan salah satu 5 dari program Kemensos berupa, Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Beras Sejahtera, Sarana Lingkungan (Sarlin), Kelompok Usaha Bersama (Kube) dan Program Keluarga Harapan (PKH).

Dari 5 program tersebut, Kabupaten Muarojambi akan menerima kucuran dana dari Kemensos sebesar 24 Milyar. Hal ini disampaikan Zarkasi pelaksana tugas (PLT) Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos-PPA) Kabupaten Muarojambi.

Ia mengatakan bahwa meskipun saat ini program bedah rumah ini belum berjalan karena masih menunggu turunnya dana dari Kemensos, akan tetapi untuk data masyarakat penerima bantuan ini sudah didapat melalui data data masyarakat penerima program Kemensos sebelumnya.

"Jadi untuk pendataan penerima Program bedah rumah ini, tinggal mingikuti pendataan Program program lainnya, seperti program Sarana atau Sanitasi Lingkungan yang sudah didata langsung oleh Dirjen Kementrian Kesehatan," ujarnya.

Lebih lanjut Ia mengatakan untuk mekanisme penerimaan dana bedah rumah ini dilakukan secara suakelola oleh masyarakat penerima itu sendiri, dinas Kabupaten hanya melakukan pengawasan pembangunan.

"Jadi dana itu riil dikelola oleh pihak penerima bantuan bedah rumah," ungkapnya.

Sambungnya, untuk Program BPNT atau beras masyarakat sejahtera (Rastra) sampai bulan September ini sudah disiapkan oleh Kemensos sebesar Rp. 19 Milyar, masyarakat yang mendapatkan rastra ini sendiri merupakan hasil dari oleh Musyawarahtingkat Desa dan Kecamatan.

"Jadi kalau sampai tidak tepat sasaran, maka pihak desa yang akan saya suruh bertanggung jawab," pungkasnya. (zan)

SILAHKAN KOMENTAR 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post