Dandim Sarko : Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Ini Hendaknya Jangan Hanya Dijadikan Tradisi Dan Ritualisme Semata -->

Advertisement

Dandim Sarko : Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Ini Hendaknya Jangan Hanya Dijadikan Tradisi Dan Ritualisme Semata

Iwan
Tuesday, November 12, 2019


NEWSPORTAL.id, Merangin - Kodim 0420/Sarko hari ini (12/11) menggelar acara Maulid Nabi Muhammad SAW bertempat di Mesjid Al Muhajirin jalan Lintas Sumatera Km 3 Dusun Bangko Kelurahan Mensango Kabupaten Merangin Jambi, Selasa (12/11/19).

Acara Maulid Nabi Muhammad SAW dengan tema "mengimplementasikan akhlak mulia dalam kehidupan sehari hari guna mewujudkan prajurit dan PNS TNI AD Profesional kebanggaan Rakyat" dihadiri oleh Ustad Rendi dan seluruh Perwira Jajaran serta seluruh prajurit Kodim 0420/Sarko dan Ibu Persit.

Dalam kata sambutannya, Dandim 0420/Sarko melalui Pasipers Kodim 0420/Sarko Kapten Arm Zaeni mengatakan, bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini hendaknya jangan hanya dijadikan tradisi dan ritualisme semata, namun diharapkan memiliki  arti tersendiri dalam kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara.

Lebih lanjut Kapten Zaeni mengatakan, esensi dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW adalah untuk meneladani setiap pikiran, ucapan dan tindakan Rasulullah. Keteladanan yang terdapat pada pemikiran yang  cerdas dan jernih, ucapan yang santun dan lembut, tindakan yang arif dan bijaksana. Pikiran, ucapan  dan  tindakan itu diwarnai akhlak mulia yang mampu menebarkan kasih sayang.

Pada kesempatan itu Ustadz Rendi selaku penceramah mengatakan . Maulid mendorong untuk bershalawat artinya
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW biasanya diisi lantunan shalawat yang diserukan bersama-sama. Selain untuk menghormat Nabi, membaca shalawat juga menunjukkan kita menjalankan pada perintah Allah SWT. Sebagaimana tertulis dalam QS Al-Ahzab: 56 yang artinya,

“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuknya dan ucapkanlah salam sejahtera kepadanya.” Ungkap Ustadz Rendi.(one)