Soal Jamkesda, Kejari Muarojambi Bakal Panggil Wawan -->

Advertisement

Soal Jamkesda, Kejari Muarojambi Bakal Panggil Wawan

Monday, November 18, 2019

NEWSPORTAL.id, MUAROJAMBI -
Pemeriksaan terhadap Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial dan Fakir Miskin di Dinas Sosial Kabupaten Muarojambi, Wawan Suprianto masih terus berlanjut. Hal ini ditegaskan oleh Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Muarojambi, Novan Harpanta, Senin (18/11).

Pemeriksaan terhadap Wawan Suprianto ini berkaitan dengan kasus Jamkesda yang hingga sampai saat ini belum terealisasikan. Setidaknya ada 19.000 kartu Jamkesda yang belum tersalurkan ke masyarakat Kabupaten Muarojambi yang menjadi sasaran bantuan kesehatan tersebut.

"Kita sudah lakukan pemanggilan dan yang bersangkutan. Kalo pendamping itu sudah dua kali kita lakukan pemanggilan," terangnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa Kejaksaan Negeri Muarojambi (Kejari) melakukan pemanggilan terhadap Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial dan Fakir Miskin di Dinas Sosial Kabupaten Muarojambi, Wawan Suprianto pada Kamis (7/11) lalu.

Pemanggilan ini berkaitan dengan pemberitaan di sejumlah media soal belum di realisasikannya Jamkesda. Ini dilakukan untuk mencari kebenaran dan data-data mengenai persoalan tersebut.

Kata Novan, pemeriksaan tidak secara spesifik terhadap persoalan Jamkseda, namun pihaknya melakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Semua pelaksanaan program yang ada dalam bidang Jaminan sosial menjadi bahasan dalam pemeriksaan.

"Ada bantuan kelompok usaha bersama, itu program mereka ya tadi pendampingnya kita mintai keterangan soal program tersebut termasuk yang bersangkutan (red-wawan)," ungkanpnya.

Sementara itu, Novan menyebutkan bahwa pihaknya akan kembali menjadwalkan melakukan pemanggilan terhadap Wawan untuk meminta keterangan lebih lanjut terhadap persoalan yang ada. Di sisi lain, saat di tanya kemungkinan pihak lain yang akan di panggil, kata Novan dirinya akan melakukan terhadap pihak terkait di dinsos.

"Wawan itu baru sekali kita lakukan pemanggilan, dalam minggu ini akan kita lakukan pemanggilan. Intinya pihak-pihak terkait di dinsos akan kita tanyakan semuanya," pungkasnya. (zan)