Bupati Masnah Hadiri Pengukuhan Pemangku Adat dan Tim PKK Sekernan dan Pematang Pulai -->

Advertisement

Bupati Masnah Hadiri Pengukuhan Pemangku Adat dan Tim PKK Sekernan dan Pematang Pulai

Friday, December 6, 2019

NEWSPORTAL.id, Muarojambi - Bupati Kabupaten Muarojambi, Masnah Busyroh menghadiri pengukuhan pemangku adat (Datuk Penghulu) dan tim penggerak PKK Desa Sekernan dan Pematang Pulai Kecamatan Sekernan Kabupaten Muarojambi.

Pengukuhan pemangku adat melayu itu dipimpin langsung oleh, Rapudin Umar, ketua Lembaga Ada Melayu (LAM) Kecamatan Sekernan dan pengeukuhan ketua tim penggerak PKK Kecamatan Sekerna. Adapun pemangku Adat Desa Sekernan yakni Datuk Alamsyah (Kepala Desa) dan Pemangku adat Desa Pematang Pulai yakni Datuk Mashuri (Kepala Desa). 

Selanjutnya, Ketua Tim PKK Kecamatan Sekernan, Eva Januarina, melatik Ketua Penggerak PKK Desa Sekernan yakni Siti Rahana dan Ketua Tim Penggerak PKK Desa Pematang Pulai yakni Jumina.

Dalam Sambutanya, Ismail Azim, Camat Sekernan menyampaikan, pembangunan desa saat ini tidak lagi harus mengalir seperti biasa. "seperti air yang mengalir" hendaknya kepala desa mempunyai inovasi-inovasi yang cemerlang untuk memajukan desa.

Lanjutnya, menekankan program perokonomian dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) harus diutamakan. perekonomian diantarnya ialah pemengembangan BUMdes dan membuka lowongan kerja. agar memajukan desa dengan pribadi yang cerdas pendidikan juga harus ditingkatkan. " dua hal itu harus diproritaskan," kata Camat.

Terpisah, Masnah Busyroh, Bupati Muarojambi menyampaikan ucapan selamat kepada Kepala Desa yang telah dikukuhkan menjadi pemangku adat. “ tentunya kedepan banyak hal-hal yang bisa diperbuat. dan banyak persoalan yang dihadapi," sampainya.

Bupati itu juga berpesan agar Kepala Desa selalu dan terus menepati janji untuk masyarakat desa, dan merangkul calon kepala desa yang tidak terpilih untuk membangun desa.

“kekompakan, kondusifitas pemerintah desa haru dijaga, jangan lari dari peraturan perundang undangan dalam menjalankan proses pemerintahan desa. Karena kalau tidak sesuai, yang penting transfarans, karna kalau tidak akan jadi masalah dikemudian hari," pungkasnya. (zan)