Dewan Evaluasi SMPN 42 Desa Pudak -->

Advertisement

Dewan Evaluasi SMPN 42 Desa Pudak

Wednesday, January 29, 2020

NEWSPORTAL.id, Muarojambi - Beberapa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Muarojambi terancam dimerger atau digabungkan dengan sekolah lain. Pasalnya, jumlah siswa di beberapa SMP tersebut minim. Bila digabungkan, sekolah ini nantinya akan menginduk ke SMP terdekat. Salah satu SMP yang terancam dimerger tersebut adalah SMP Negeri 42 yang berlokasi di Desa Pudak Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muarojambi lantaran di sekolah tersebut, jumlah muridnya kurang dari 60 siswa. Ketentuan mengenai jumlah siswa ini diatur dalam surat edaran yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dengan nomor surat 0993/D/PR/2019. Hal ini terungkap saat Anggota Dewan Dapil II Muarojambi melakukan evaluasi ke sana belum lama ini. Indra Gunawan, anggota DPRD Muarojambi dari PPP saat itu menyebut hal ini harus disikapi secara serius oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muarojambi.

"Karena sungguh disayangkan apabila dimerger maka bukan sekedar menginduk saja, namun terancam tak menerima dana bantuan operasional sekolah (BOS)," kata Indra Gunawan. 

Menurut politisi PPP ini, minimnya siswa di SMP ini lantaran para orangtua lebih tertarik menyekolahkan anak mereka di SMP di kota Jambi. Ini lantaran mereka menganggap sekolah di kota lebih berkualitas dibanding sekolah yang ada di kabupaten.  

"Padahalkan kurikulum dan metode pengajarannya tak jauh berbeda. Bahkan kualitas sekolah kita juga sudah membaik. Tentu fenomena ini harus disikapi dengan bijak," ungkapnya. 

Dengan berlakunya sistem zonasi, diyakini lambat laun bisa kembali meramaikan sekolah yang ada di Muarojambi. Beliau pun meminta dinas terkait agar terus mengkampanyekan dunia pendidikan khususnya tingkat SMP, agar menjadi destinasi utama anak-anak maupun orangtua di Muarojambi untuk melanjutkan pendidikan pascatamat sekolah dasar.

"Kita berharap dinas terkait bisa membuat terobosan agar animo orangtua untuk menyekolahka anaknya di SMP di Muarojambi meningkat tiap tahunnya agar muridnya bertambah banyak dan tak ada satupun SMP di Muarojambi bakal dimerger ke depannya," pungkasnya. (zan)