Dewan Muarojambi Dapil II Evaluasi Pembangunan Anggaran 2019 -->

Advertisement

Dewan Muarojambi Dapil II Evaluasi Pembangunan Anggaran 2019

Wednesday, January 29, 2020

NEWSPORTAL.id, Muarojambi - Anggota DPRD Muarojambi kembali melanjutkan agenda evaluasi dan inspeksi di lapangan. Ke-35 legislator Muarojambi turun ke daerah pemilihan masing-masing untuk mengecek pembangunan infrastruktur yang dikerjakan oleh tiap SKPD di lingkup Pemkab Muarojambi pada tahun anggaran 2019 lalu. Pun demikian halnya dengan anggota DPRD Dapil II Kumpeh Ulu - Kumpeh. Setelah kemarin mengecek pembangunan di Kecamatan Kumpeh Ulu, hari ini Kamis (23/1/20) Legislator Dapil II Usman Chalik (PDI-P), Indra Gunawan (PPP), Elfin Jonedi (PKB), Ade Irma Suryani (Gerindra), dan Amirudin (PAN) mengecek beberapa titik pengerjaan infrastruktur di Kecamatan Kumpeh (dulunya Kumpeh Ilir). Evaluasi dimulai dari pengerjaan jalan aspal di Desa Mekarsari, Puskesmas di Desa Puding, normalisasi di Desa Pematangraman, peningkatan jalan dan pembangunan rabat beton di Kelurahan Tanjung, peningkatan jalan dan pembangunan dua unit box culvert di desa Seponjen.

"Dari hasil pantauan kita, sejauh ini semua pembangunan rampung dikerjakan," kata Usman Chalik politisi PDIP Kamis di sela-sela kegiatan evaluasi Kamis (23/1/20).
Saat melakukan evaluasi tersebut, legislator pun menyerap aspirasi, kritikan dan masukan dari masyarakat terkait pembangunan yang dilaksanakan. Mulai dari kualitas, mutu hingga ada tidaknya keluhan terhadap hasil pekerjaan yang dilaksanakan tersebut.

"Kalau masalah temuan kami belum lihat RAB-nya,  yang jelas semua pekerjaan yang ada datanya sama kami, kami cek kebenarannya. Keluhan masyarakat tentu ada dan kita sebagai dewan akan mencatat apa yang menjadi keluhan masyarakat (perihal pembangunan) tersebut," terang Usman Chalik.

Selanjutnya, kata Usman, apa yang 
Apa yang jadi temuan mereka di lapangan akan mereka teruskan dengan melakukan rapat dengar pendapat dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

"Apa yang jadi temuan ini kami akan hearing-kan nantinya bersama SKPD terkait," pungkasnya. (zan)