Ini Jawaban Suherman Kades Muaro Sekalo, Terkait Laporan Polisi Mardiana -->

Advertisement

Ini Jawaban Suherman Kades Muaro Sekalo, Terkait Laporan Polisi Mardiana

Saturday, February 1, 2020

NEWSPORTAL.id, Tebo - Berjiwa besar dan kesatria,  inilah yang ditunjukan oleh Suherman (42) Kepala Desa (Kades)  Muaro Sekalo. Menjawab Laporan Polisi yang dilayangkan Mardiana mantan istrinya,  Suherman menegaskan siap dan akan cooperative jika dipanggil dan diperiksa Polisi. 

Kepada NEWSPORTAL.id (goup Portaltebo.id), Suherman membantah semua laporan yang ditudingkan oleh Mardiana.  Soal dirinya tidak pernah memberikan nafkah atau menelantarkan anak dari pernikahannya dengan Mardiana.  

Suherman mengaku,  setiap bulan rutin memberikan uang untuk kebutuhan anaknya tersebut dan jumlahnya berpariasi.  Saat digugat cerai di Pengadilan Agama (PA) Tebo, Suherman mengaku masih memberikan nafkah. Pada putusan PA Tebo,  Suherman diharuskan memberikan nafkah sebesar 750 Ribu setiap bulan serta menanggung semua biaya susu anaknya, Suherman juga siap melaksanakannya,  namun hingga kini Suherman mengaku belum menerima hasil putusan PA secara tertulis.

"Karena putusan sahnya belum saya terima,  saya belum bisa memberikan nafkah itu, tapi jika putusan tersebut diterimanya,  maka saat itu juga Saya akan melaksanakan putusan itu dan berapa bulan nafkah belum saya bayar,  akan saya lunasi semua, " terang Suherman yang didampingi istrinya.

Terkait laporan Mardiana,  semuanya siap diterangkan dan dibuktikan Suherman bila dirinya dipanggil penyidik Polda Jambi. 
"Saya membantah semua tudingan Mardiana dan saya siap untuk membuktikan serta menerangkan semuanya jika penyidik Polda memanggil saya, "tegas Suherman pada Portaltebo.id, jum'at (31/01/2020). 

Sebelumnya,  Kamis (30/01/2020) Mardiana bersama kuasa hukumnya mendatangi Mapolda Jambi.  Mardiana melaporkan mantan suaminya bernama Suherman Kades Muara Sekalo dengan tudingan pesal UU Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak.  Mardiana mengaku kalau Suherman tidak pernah peduli bahkan tidak pernah memberikan nafkan kepada anak kandunganya yang kini dirawat Mardiana. (red)