Insyaallah Halal, Dosen Muda Bermentalkan Baja -->

Advertisement

Insyaallah Halal, Dosen Muda Bermentalkan Baja

Saturday, October 3, 2020

 


NEWSPORTAL.id, JAMBI - Usia muda tidak menghalangi keinginan seseorang untuk mengembangkan diri untuk menjadi wirausahawan. Walaupun berstatus sebagai seorang Dosen di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Ahsanta Jambi. Sepertinya Muhammad Ilham yang pendidikan terakhinya S2 Studi Qur'an ini memilki tekad yang kuat dalam berbisnis.


Berawal dari kencitaannya terhadap minuman sehat, serta tingginya minat pembeli akan susu kedelai menghantarkan dosen Muda kelahiran Jambi, 15 Mei 1992 ini mulai merintis usaha berjualan minuman susu kacang kedelai yang ia namai I'am Soya Milk.

"Suatu hari saya sedang duduk ditaman kota Jambi. saya melihat banyak orang yang jalan pagi sambil membawa minuman susu kedelai, tidak hanya anak-anak bahkan yang remaja, dewasa sampai orang tua pun juga. Membuat saya tertarik kenapa tidak membuat usaha susu kedelai saja, yang menyehatkan, menyegarkan dan tentunya alami tanpa bahan pengawet," sebutnya.

Untuk sementara ini bisnisnya tersebut hanya dipasarkannya melalui media sosial, Instagram dan whatsApp. Meskipun terbilang sangat baru usaha yang dijalaninya ini, tetapi sudah lumayan menghasilkan hingga kurang lebih sebesar Rp. 3,6 juta perbulannya.

"Mengenai pemasarannya saat ini cuma melalu media sosial seperti IG. *iam_soya_milk* dan status WA saya dan istri tercinta dan dari situ sampailah meluas karena disampaikan oleh orang yang satu ke orang yang lain singkat kata dari mulut ke mulut hingga saat ini alhamdulillah sudah memiliki pelanggan setia I'am soya milk," terangnya.

Lanjutnya, produksi perharinya sangat lah terbatas, cuma 12 liter per hari, makanya disetiap promo penjualan soya milk ini muncul selogan (Siapa Cepat Dia Dapat) "Karena memang alhamdulillah benaran sangat diminati. Dan biasanya juga ada pelanggan yang mau bikin acara di rumahnya lalu dia pesan susu kedelai (soya milk), untuk hal yang semacam ini bisa kami produksi hingga 20 liter," ungkapnya.


Selain itu, mekipun banyak aktivitas yang dijalankannya saat ini teryata tidak menyurutkan prestasinya dalam bidang akademik serta pengabdiannya sebagai seorang tenaga pendidik, terbukti berkat upaya dan kerja kerasnya sebagai Ketua Prodi KPI STAI Ahsanta Jambi berhasil mengantarkan prodi baru ini mendapatkan akreditasi baik dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) tahun 2020 ini.

Sedangkan berbicara mengenai kendala, dikatakannya, sejauh ini rasanya tidak terlalu terkendala hanya saja sedikit kendala belum bisa memenuhi pesanan pembeli secara spontan/langsung. "Karena proses pembuatan susu kedelai ini terbilang lama (kedelainya saja harus direndam minimal 8 jam) dan perlu kehati-hatian (makan waktu tentunya) serta harus selalu bersih (penyaringan berkali-kali) tiap pengelolaannya. Jadi kalo berminat order dulu," ucapnya.

Dilanjutkannya, ia berharap mudah-mudahan usaha i'am soya milk ini menjadi lebih besar, dikenal oleh banyak orang dan menjadi minuman pilihan bagi semua orang. Intinya Menebar kebaikan lewat minuman yang baik.

"Usaha ini bisa dibilang termasuk UMK/UKM dan tentunya harapan kami tidak hanya cuma Kecil dan Menengah tapi nantinya mudah-mudahan bisa jadi usaha yang besar dan bisa membantu banyak orang tentunya. Aamiin," pintannya.

Sementara kenapa harus membeli I'am Soya Milk yang ia produksi ini, tentunya karena soya milk (susu kedelai) ini asli, menyehatkan dan tentunya segar ketika di minum dan tanpa bahan pengawet, baik diminum oleh semua kalangan dan sangat bagus dikonsumsi oleh ibu hamil dan yang sedang menyusui.

"Keuntungan dari mengonsumsi susu kedelai, Mengurangi resiko kolestrol, kanker, dan obesitas. Selain itu, juga bisa meningkatkan kesehatan jantung serta mengurangi masalah yang dialami setelah menopause. Susu kedelai memiliki sumber energi, protein, gula, serat dan lemak serta termasuk di dalamnya terkandung berbagai mineral dan vitamin yang bermanfaat bagi tubuh kita," pungkasnya. (vov)