Iklan
Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kadisbun Janji Jembatani Samade Bertemu Gubernur Jambi, Membahas Harga Sawit

 


NEWSPORTAL.ID, Jambi – Rencana demonstrasi yang digulirkan DPW Sawitku Masa Depanku (Samade) Provinsi Jambi akibat harga sawit yang melorot dan tak kunjung stabil akhirnya membuat Kadisbun Provinsi Jambi, Ir Agusrizal berjanji untuk segera mempertemukan DPW Samade Jambi dengan Gubernur Jambi untuk membahas persoalan harga sawit. 


Hal itu dikatakan oleh Suroso, Ketua DPW Samade Provinsi Jambi saat dikonfirmasi. Awalnya, rencana untuk berdemonstrasi ke seluruh PKS yang ada di wilayah Provinsi Jambi tersebut merupakan buntut gejolak harga sawit yang anjlok berkepanjangan. 


"Rencana awalnya begitu. Cuma tadi malam kami sudah ketemu dengan Kadisbun, jadi hasil pertemuannya nanti, kita dijembatani untuk bertemu dengan Pak Gubernur untuk membicarakan hal tersebut. Selanjutnya nanti dijadwalkan oleh Disbun untuk bertemu dengan Dirjenbun dan seluruh pimpinan PKS untuk membicarakan hal tersebut," kata Ketua DPW Samade Provinsi Jambi Suroso melalui telepon seluler pada Jumat, 6 Mei 2022 .


Setelah kebijakan larangan ekspor bahan baku minyak goreng digulirkan oleh Presiden Jokowi, Samade Jambi mencatat harga sawit rata-rata mengalami penurunan. 


"Ada 2 macam, kalau dia dari petani sawit plasma yang bermitra dengan PKS itu harganya masih mirip dengan harga penetapan Disbun," kata Suroso. 


Cuma, kata dia, yang jadi masalah itu petani swadaya yang tidak bermitra dengan PKS. "Itu harganya dari 1100 sampai 1500. Ada juga yang 900 di daerah-daerah. Itu yang kami permasalahkan, kok beda antara petani plasma dengan swadaya," ujar Suroso bertanya-tanya. 


Sebab menurutnya, kalaupun memang terdapat perbedaan harga. Seharusnya tidak boleh terlalu jauh. Saat ini di lapangan harganya hampir separuh dari harga Disbun. 


"Penetapan Disbun Rp 3.700 yang terendah Rp 2.900 untuk TM1 (Tanaman Menghasilkan). Sementara di lapangan untuk petani swadaya Rp 900 paling tinggi Rp 1.500. Menurut kami, kalau pun beda, jangan terlalu jauh kalau pun ada selisih harga. Disbun misalnya Rp 3.700 kita minta jangan sampai kurang dari Rp 3.200. Maksimal, di antara Rp 300 hingga Rp 500 selisih harganya," katanya. 


Pada pertemuan DPW Samade Provinsi Jambi dengan Gubernur Jambi yang dijadwalkan pada Kamis 12 Mei 2022 nanti, ia pun berharap ada solusi yang konkret dari pemerintah ataupun dari PKS sendiri. (Juan/dtl)

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Kadisbun Janji Jembatani Samade Bertemu Gubernur Jambi, Membahas Harga Sawit
  • Kadisbun Janji Jembatani Samade Bertemu Gubernur Jambi, Membahas Harga Sawit
  • Kadisbun Janji Jembatani Samade Bertemu Gubernur Jambi, Membahas Harga Sawit
  • Kadisbun Janji Jembatani Samade Bertemu Gubernur Jambi, Membahas Harga Sawit
  • Kadisbun Janji Jembatani Samade Bertemu Gubernur Jambi, Membahas Harga Sawit
  • Kadisbun Janji Jembatani Samade Bertemu Gubernur Jambi, Membahas Harga Sawit

Posting Komentar