Komitmen Akuntabilitas, Ketua BAZNAS Tebo Pastikan Dana ZIS Dikelola Transparan
Amien menjelaskan bahwa pengelolaan dana umat selama ini telah melalui proses audit rutin oleh sejumlah lembaga terkait, di antaranya Inspektorat Kabupaten Tebo, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), serta Kementerian Agama.
“Alhamdulillah, dari hasil audit internal yang dilakukan, tidak ada temuan. Artinya, pengelolaan yang kita jalankan masih dalam koridor yang benar,” ujar Amien.
Ia menegaskan bahwa transparansi merupakan prinsip utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat. Menurutnya, tingkat kepercayaan publik terhadap BAZNAS Tebo terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.
“Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan dan profesionalisme dalam mengelola dana umat,” tambahnya.
Terkait isu lama yang kembali mencuat, khususnya mengenai tahun 2017, Amien menyatakan tidak dapat memberikan penjelasan secara menyeluruh karena dirinya baru menjabat sebagai Ketua BAZNAS Tebo sejak tahun 2021.
“Untuk persoalan tahun 2017, saya tidak bisa menjawab sepenuhnya karena saat itu saya belum menjabat,” jelasnya.
Sebagai bentuk keterbukaan informasi, BAZNAS Tebo juga memaparkan data penerimaan dana ZIS dalam beberapa bulan terakhir. Pada Februari tercatat sebesar Rp251 juta, sedangkan pada Maret mencapai Rp262 juta. Adapun untuk April, perhitungan masih berlangsung dan akan diumumkan pada awal Mei mendatang.
Selain itu, BAZNAS Tebo mencatat sejumlah capaian positif, di antaranya penghargaan dari BAZNAS Pusat atas partisipasi dalam pengukuran Indeks Zakat Nasional (IZN) dan kajian dampak zakat tahun 2025 dengan nilai 0,67, yang masuk dalam kategori bertumbuh.
Dalam aspek sosial, BAZNAS Tebo juga dinilai aktif dan responsif dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat, mulai dari penanganan bencana, santunan sosial, hingga bantuan bagi korban kebakaran.
Amien memastikan bahwa kepercayaan Aparatur Sipil Negara (ASN) terhadap BAZNAS Tebo tetap terjaga, yang ditandai dengan tidak adanya penurunan signifikan dalam penyaluran zakat dan infak melalui lembaga tersebut.
Dengan berbagai langkah tersebut, BAZNAS Tebo berharap dapat terus menjaga kepercayaan masyarakat serta memastikan dana yang dihimpun tersalurkan secara tepat sasaran.****

Posting Komentar