Siang Ini, AQI Jambi Tembus 243, PM2.5 Capai 167,6 µg/m³, Udara Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat

Tangkapan layar pantauan kualitas udara di Jambi.
NEWSPORTAL.id, Jambi – Kualitas udara di Provinsi Jambi kembali berada pada level mengkhawatirkan. Pemantauan IQAir pada Selasa (8/9/2026) pukul 10.00 WIB menunjukkan AQI⁺ US Jambi mencapai 243, yang masuk kategori sangat tidak sehat.
Polutan utama yang mendominasi adalah PM2.5, dengan konsentrasi mencapai 167,6 mikrogram per meter kubik (µg/m³).
Angka tersebut menunjukkan tingginya paparan partikel halus di udara yang berpotensi berdampak terhadap kesehatan masyarakat, khususnya kelompok rentan.
IQAir juga mencatat konsentrasi PM2.5 di Jambi mencapai sekitar 33,5 kali nilai panduan tahunan WHO.
Selain PM2.5, sejumlah parameter polutan lainnya turut terpantau. Konsentrasi PM10 mencapai 70,8 µg/m³, ozon (O₃) 48,1 µg/m³, nitrogen dioksida (NO₂) 18,4 µg/m³, serta sulfur dioksida (SO₂) 44,3 µg/m³.
Ada Peringatan Kebakaran di Sekitar Jambi
Dalam pemantauan IQAir tersebut juga muncul peringatan “Wildfire nearby”, yang mengindikasikan adanya aktivitas kebakaran di sekitar wilayah pemantauan.
Kondisi tersebut menjadi perhatian di tengah persoalan kabut asap yang dalam beberapa pekan terakhir berdampak terhadap kualitas udara di sejumlah wilayah Jambi.
Pada saat pengukuran, suhu udara tercatat sekitar 33 derajat Celsius, dengan kecepatan angin 7 kilometer per jam dan kelembapan 45 persen.
Diperkirakan Menurun, Tetapi Belum Sehat
Prakiraan per jam IQAir menunjukkan indeks kualitas udara Jambi diperkirakan perlahan turun sepanjang hari, dari 243 pada pukul 10.00 WIB menjadi sekitar 198 pada pukul 17.00 WIB dan 159 pada pukul 22.00 WIB.
Namun, penurunan angka tersebut belum serta-merta membuat kualitas udara menjadi sehat. Bahkan dalam prakiraan harian, AQI Jambi masih berada pada angka 177 untuk hari tersebut.
IQAir juga memperkirakan kualitas udara pada Rabu dan Kamis masih berada di sekitar 159, sehingga kondisi udara belum sepenuhnya keluar dari level yang perlu diwaspadai.
Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar
Dengan kondisi AQI yang mencapai 243, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika udara terlihat berkabut atau berbau asap.
Aktivitas fisik berat di luar ruangan sebaiknya dikurangi, terutama bagi anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan.
Penggunaan masker ketika harus beraktivitas di luar juga menjadi salah satu langkah perlindungan untuk mengurangi paparan partikulat.
Kondisi kualitas udara Jambi ini sekaligus menjadi pengingat bahwa persoalan karhutla dan kabut asap masih membutuhkan perhatian serius. Tingginya konsentrasi PM2.5 bukan sekadar persoalan jarak pandang, tetapi berkaitan langsung dengan kualitas udara yang dihirup masyarakat setiap hari.
Data: IQAir, pemantauan Jambi, Selasa 8 September 2026 pukul 10.00 WIB.
Posting Komentar