author photo

NEWSPORTAL.ID - Aksi damai yang dilakukan ribuan petani dari beberapa desa terkait tuntutan mereka terhadap percepatan pelaksanaan reforma agraria di daerah kabupaten Tanjung Barat khususnya dalam kontek objek dan subyek SK. No.690/MENLHK/SETJEN/PLA.2/12/2017 serta keabsahan koperasi Kotalu, Kemarin (9/5) di kantor Gubernur Jambi, Sejumlah perwakilan petani diterima langsung oleh Sekda Provinsi Jambi berserta dinas terkait melalui pertemuan.

Dari pertemuan tersebut diketahui ada beberapa catatan yang akan ditindaklanjuti sesuai notulensi pertemuan yang diterima masyarakat.

Pertama,  Segera akan dibentuk tim terpadu yang komposisinya gabungan dari unsur pemerintah provinsi dan DPRD provinsi, Perwakilan masyarakat serta pihak pendamping.

Kedua, Akan dilakukan pemetaan dan cek lapangan atas kondisi lahan bersama tim yang sudah dibentuk.

Ketiga, Masyarakat ingin mendorong perubahan terhadap subjek dari SK. No.690/MENLHK/SETJEN/PLA.2/12/2017

Keempat, Masyarakat mengharapkan pemberitahuan kepada Pemkab Tanjab Barat untuk tidak melakukan intimidasi dan menjamin keamanan dan ketenangan di masyarakat.

Kelima, Mendorong Dinas Koperasi Provinsi untuk melakukan pengecekan atas keberadaan koperasi Kotalu.

Keenam, Masyarakat menjamin kemananan kerja tim dilapangan untuk pengumpulan dan penghimpunan data.

Ketujuh, Waktu kerja tim akan dibicarakan lebih lanjut setelah SK Pembentukan tim telah ditanda tangani oleh Gubernur.

“Iya, Itu hasil pertemuan dengan perwakilan petani kemarin siang di kantor gubernur,”ujar Fiet Haryadi, Kasubid Konflik Pemerintah dan Keamanan Kesbangol Provinsi Jambi, saat di konfirmasi (10/50/2018).

Selain catatan tersebut menurut Fiet perwakilan masyarakat juga sudah menerima daftar hadir peserta yang ikut dalam pertemuan tersebut (P03)  

Berita Sebelumnya :

SILAHKAN KOMENTAR 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post