Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan

AQI 243, Kualitas Udara Sengeti Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat

Tangkapan layar pantauan kualitas udara di Muaro Jambi. 

NEWSPORTAL.id, Muaro Jambi
- Kualitas udara di kawasan Sengeti, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi, berada pada level yang mengkhawatirkan. Data pemantauan kualitas udara IQAir (AirVisual) yang dipantau pada Sabtu, 5 September 2026 sekitar pukul 07.00 WIB, menunjukkan Indeks Kualitas Udara (AQI⁺ US) mencapai 243, atau masuk kategori sangat tidak sehat.

Berdasarkan data IQAir tersebut, PM2.5 menjadi polutan utama dengan konsentrasi mencapai 167,9 mikrogram per meter kubik (µg/m³). Sementara konsentrasi PM10 tercatat sekitar 223,1 µg/m³. Data yang sama mencatat O₃ sebesar 11,9 µg/m³, NO₂ 3,6 µg/m³, dan SO₂ 12 µg/m³.

IQAir juga mencatat bahwa konsentrasi PM2.5 di Sengeti pada saat pemantauan tersebut mencapai 33,6 kali nilai pedoman tahunan PM2.5 yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Sumber Data Pemantauan

Data dalam berita ini bersumber dari platform pemantauan kualitas udara IQAir/AirVisual, yang menyediakan informasi kualitas udara secara real-time berdasarkan data stasiun pemantauan yang tersedia pada lokasi terkait.

Dengan demikian, angka AQI 243 dan PM2.5 167,9 µg/m³ merupakan data pemantauan yang ditampilkan IQAir, bukan hasil pengukuran langsung oleh media.

Sebagai pembanding, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga menyediakan pemantauan konsentrasi PM2.5 untuk wilayah Muaro Jambi. Pada 5 September 2026 pukul 06.00 WIB, laman BMKG menampilkan konsentrasi PM2.5 Muaro Jambi sebesar 66,3 µg/m³ dengan kategori Tidak Sehat.

Perbedaan angka tersebut dapat terjadi karena lokasi stasiun, waktu pembaruan, serta sistem pemantauan yang digunakan berbeda. Karena itu, data IQAir dan BMKG sebaiknya tidak diperlakukan sebagai satu pengukuran yang sama.

Tingginya konsentrasi partikulat halus tersebut menjadi perhatian karena PM2.5 berukuran sangat kecil dan dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan.

Masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta orang dengan gangguan pernapasan, perlu mempertimbangkan untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara berada pada level sangat tidak sehat.***

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • AQI 243, Kualitas Udara Sengeti Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat
  • AQI 243, Kualitas Udara Sengeti Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat
  • AQI 243, Kualitas Udara Sengeti Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat
  • AQI 243, Kualitas Udara Sengeti Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat
  • AQI 243, Kualitas Udara Sengeti Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat
  • AQI 243, Kualitas Udara Sengeti Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat

Posting Komentar