Iklan
Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Warga Desa Punti Kalo Kejar dan Bakar Rakit Dompeng PETI, Polisi Amankan Mesin Tambang

Penampakan satu rakit Dompeng yang di bakar oleh masyarakat desa Punti kalo kecamatan Sumay 

NEWSPORTAL,id - ratusan warga Desa Punti Kalo, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo, Jambi, berbondong-bondong mengejar aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) jenis dompeng yang beroperasi di wilayah desa mereka pada Senin pagi, (22-06-2026).

Aksi tersebut dipicu oleh keresahan masyarakat terhadap aktivitas tambang ilegal yang dinilai merusak lingkungan dan melanggar aturan adat yang telah berlaku secara turun-temurun.

Salah seorang warga Desa Punti Kalo, Muslim, mengatakan para pekerja dompeng mulai beraktivitas sejak pukul 07.00 WIB.

Menurutnya, lokasi penambangan berada di kawasan perbatasan Desa Punti Kalo dan Desa Teluk Langkap yang selama ini dilarang untuk aktivitas pertambangan.

"Dari nenek moyang kami, kawasan itu tidak boleh ditambang. Siapa pun tidak diperbolehkan melakukan aktivitas dompeng di sana," ujar Muslim.

Sebelum insiden pembakaran terjadi, warga mengaku telah memberikan peringatan kepada para pekerja PETI agar menghentikan aktivitas mereka. Namun, peringatan tersebut tidak diindahkan sehingga memicu kemarahan masyarakat.

Warga kemudian mendatangi lokasi dan mengejar sejumlah rakit dompeng yang berada di aliran sungai.

Beberapa pekerja berhasil diamankan warga, sementara sejumlah rakit dompeng dibakar sebagai bentuk penolakan terhadap aktivitas PETI di wilayah Desa Punti Kalo.

Sementara itu, Kanit Tipidter Polres Tebo, IPDA Wiliam Simbolon, S.I.K., saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa keributan dipicu oleh adanya satu rakit dompeng yang beroperasi di wilayah perbatasan Desa Punti Kalo dan Desa Teluk Langkap.

"Kehadiran alat tersebut memicu kemarahan masyarakat hingga berujung pada aksi pembakaran," ujarnya.

Ia menambahkan, personel Polres Tebo bersama anggota Polsek Sumay langsung turun ke lokasi untuk mengamankan situasi.

Dalam penanganan tersebut, petugas juga berhasil mengamankan mesin dompeng sebagai barang bukti untuk proses penyidikan lebih lanjut.

"Saat ini kondisi di Desa Punti Kalo sudah kembali kondusif. Kami mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban dan menyerahkan penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum," tutup Kanit Tipidter.

Kasus ini kembali menjadi sorotan terkait maraknya aktivitas PETI di wilayah Kabupaten Tebo yang tidak hanya berpotensi merusak lingkungan, tetapi juga dapat memicu konflik sosial di tengah masyarakat..(An)

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Warga Desa Punti Kalo Kejar dan Bakar Rakit Dompeng PETI, Polisi Amankan Mesin Tambang
  • Warga Desa Punti Kalo Kejar dan Bakar Rakit Dompeng PETI, Polisi Amankan Mesin Tambang
  • Warga Desa Punti Kalo Kejar dan Bakar Rakit Dompeng PETI, Polisi Amankan Mesin Tambang
  • Warga Desa Punti Kalo Kejar dan Bakar Rakit Dompeng PETI, Polisi Amankan Mesin Tambang
  • Warga Desa Punti Kalo Kejar dan Bakar Rakit Dompeng PETI, Polisi Amankan Mesin Tambang
  • Warga Desa Punti Kalo Kejar dan Bakar Rakit Dompeng PETI, Polisi Amankan Mesin Tambang

Posting Komentar