AQI Tebo SedikitMembaik, Tapi Udara Masih Tidak Sehat: PM2.5 Tembus 120,2 µg/m³

Simpang Tiga Tugu Sultan Thaha Saifuddin Kabupaten Tebo. 

NEWSPORTAL.id
– Kualitas udara di Kabupaten Tebo, Jambi, mulai menunjukkan penurunan tingkat polusi dibandingkan kondisi sebelumnya. Namun, perbaikan tersebut belum berarti udara di Tebo sudah aman untuk dihirup.

Pantauan kualitas udara di kawasan Muara Tebo melalui laman IQAir.com, Jumat (28/8/2026) pukul 05.00 WIB, mencatat AQI⁺ US berada di angka 196, masuk kategori “Tidak Sehat”.

Kondisi ini memang jauh lebih baik dibandingkan sehari sebelumnya ketika indeks kualitas udara di Muara Tebo sempat menembus AQI 458, yang masuk kategori “Berbahaya”.

Meski indeks mengalami penurunan, konsentrasi PM2.5 masih mencapai 120,2 µg/m³. Partikel halus ini menjadi polutan utama yang terpantau pada Jumat pagi.

Selain PM2.5, IQAir mencatat konsentrasi PM10 sebesar 174 µg/m³, NO₂ sebesar 27 µg/m³, SO₂ sebesar 2 µg/m³, dan CO sebesar 613,6 µg/m³.

Angka tersebut menunjukkan kualitas udara Tebo memang mengalami perbaikan, tetapi masih berada pada level yang dapat memberikan dampak terhadap kesehatan, terutama bagi kelompok sensitif.

IQAir merekomendasikan masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, khususnya olahraga. Warga juga dianjurkan menutup jendela untuk mencegah masuknya udara tercemar serta menggunakan masker ketika harus beraktivitas di luar.

Dari Berbahaya Menjadi Tidak Sehat

Perubahan AQI dari 458 menjadi 196 dalam rentang waktu relatif singkat menjadi perkembangan positif. Namun, angka 196 tetap menunjukkan bahwa persoalan kualitas udara belum sepenuhnya teratasi.

Terlebih, dalam beberapa hari terakhir kabut asap masih dilaporkan menyelimuti sejumlah wilayah Kabupaten Tebo. 

Kondisi tersebut sebelumnya juga telah dikeluhkan masyarakat karena mengganggu jarak pandang, membuat mata perih dan menimbulkan ketidaknyamanan saat bernapas.

Karena itu, turunnya angka AQI tidak serta-merta dapat dimaknai bahwa kondisi udara telah kembali normal.

Udara Tebo memang tidak lagi berada di zona “Berbahaya”, tetapi masih jauh dari kata sehat.

Data IQAir dapat berubah dari waktu ke waktu, dipengaruhi antara lain oleh kondisi cuaca, arah angin, konsentrasi polutan dan sumber emisi di sekitar wilayah pemantauan.

Sumber: IQAir.com

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • AQI Tebo SedikitMembaik, Tapi Udara Masih Tidak Sehat: PM2.5 Tembus 120,2 µg/m³
  • AQI Tebo SedikitMembaik, Tapi Udara Masih Tidak Sehat: PM2.5 Tembus 120,2 µg/m³
  • AQI Tebo SedikitMembaik, Tapi Udara Masih Tidak Sehat: PM2.5 Tembus 120,2 µg/m³
  • AQI Tebo SedikitMembaik, Tapi Udara Masih Tidak Sehat: PM2.5 Tembus 120,2 µg/m³
  • AQI Tebo SedikitMembaik, Tapi Udara Masih Tidak Sehat: PM2.5 Tembus 120,2 µg/m³
  • AQI Tebo SedikitMembaik, Tapi Udara Masih Tidak Sehat: PM2.5 Tembus 120,2 µg/m³

Posting Komentar