Kabut Asap Ganggu Dunia Pendidikan Tebo, SMA hingga PKLK Ikut Belajar dari Rumah

Surat pemberitahuan pembelajaran daring dari Dinas Pendidikan Provinsi Jambi. 

NEWSPORTAL.id
– Kabut asap dan kualitas udara yang belum kondusif kembali memaksa dunia pendidikan di Kabupaten Tebo beradaptasi. Setelah PAUD/TK, SD dan SMP, kini pembelajaran daring juga diperpanjang untuk peserta didik SMA dan PKLK.

Perpanjangan tersebut disampaikan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA-PKLK se-Kabupaten Tebo melalui surat pemberitahuan Nomor A/022/MKKS/SMA-TB/VII/2026, tertanggal 30 Agustus 2026.

Surat yang ditujukan kepada Kepala SMA/PKLK se-Kabupaten Tebo tersebut diterbitkan sebagai tindak lanjut atas Surat Edaran Bupati Tebo Nomor 1056 Tahun 2026 terkait antisipasi dampak pencemaran udara terhadap kegiatan belajar mengajar.

Dalam pemberitahuan itu, MKKS menyampaikan bahwa kegiatan belajar mengajar secara daring dari rumah bagi siswa SMA/PKLK diperpanjang mulai 31 Agustus sampai 2 September 2026.

Selama pembelajaran berlangsung dari rumah, sekolah diminta memanfaatkan platform pembelajaran yang tersedia. 

Kepala satuan pendidikan juga bertanggung jawab memastikan proses belajar daring tetap berjalan efektif, terarah, dan sesuai dengan tujuan pembelajaran.

Keputusan tersebut menunjukkan bahwa persoalan kualitas udara di Tebo tidak hanya berdampak terhadap aktivitas masyarakat, tetapi juga mulai mengganggu kegiatan pendidikan di berbagai jenjang.

Sebelumnya, Pemkab Tebo melalui Surat Edaran Bupati Tebo Nomor 1056 Tahun 2026 telah menetapkan perpanjangan pembelajaran daring bagi peserta didik PAUD/TK, SD dan SMP Negeri.

Artinya, mulai 31 Agustus hingga 2 September 2026, peserta didik dari jenjang PAUD/TK, SD, SMP hingga SMA/PKLK di Kabupaten Tebo akan melaksanakan pembelajaran dari rumah.

Pemkab Tebo mengambil kebijakan tersebut setelah mempertimbangkan kondisi kualitas udara yang kurang baik dan berpotensi mengganggu kesehatan, terutama bagi anak-anak. 

Pemerintah juga merujuk hasil pemantauan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan Kabupaten Tebo.

Kebijakan pembelajaran daring ini akan mengikuti perkembangan kondisi kualitas udara. Jika kondisi membaik, kegiatan belajar mengajar tatap muka dapat kembali dilaksanakan sesuai kebijakan pemerintah.

Namun jika kualitas udara masih belum aman, bukan tidak mungkin kebijakan tersebut kembali dievaluasi.

Kabut asap bukan hanya membuat jarak pandang terganggu. Dampaknya kini turut terasa hingga ke ruang-ruang kelas, bahkan membuat aktivitas belajar siswa harus dipindahkan ke rumah.***

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Kabut Asap Ganggu Dunia Pendidikan Tebo, SMA hingga PKLK Ikut Belajar dari Rumah
  • Kabut Asap Ganggu Dunia Pendidikan Tebo, SMA hingga PKLK Ikut Belajar dari Rumah
  • Kabut Asap Ganggu Dunia Pendidikan Tebo, SMA hingga PKLK Ikut Belajar dari Rumah
  • Kabut Asap Ganggu Dunia Pendidikan Tebo, SMA hingga PKLK Ikut Belajar dari Rumah
  • Kabut Asap Ganggu Dunia Pendidikan Tebo, SMA hingga PKLK Ikut Belajar dari Rumah
  • Kabut Asap Ganggu Dunia Pendidikan Tebo, SMA hingga PKLK Ikut Belajar dari Rumah

Posting Komentar