author photo
NEWSPORTAL.id - Keempat tersangka pelaku pembunuhan terhadap Sujiati (37) warga dusun Melako, Desa Lubuk Mandarsah, Kecamatan Tengah Ilir, Tebo, mengaku sangat menyesali atas perbuatannya itu.

Hal ini diungkapkan oleh ketempat pelaku saat dihadirkan oleh Polres Tebo pada Press Realise kasus pembunuhan tersebut di Mako Polres Tebo, Senin (23/04/2018).

“Saya sangat menyesal sekali pak, “kata MD penembak Sujiati kepada AKBP Budi Rachmat Kapolres Tebo yang didampingi Waka Polres dan pejabat Polres lainnya.

“Saya minta maaf sama semua keluarga saya, kekuar korban dan semua warga di Tebo dan Mandiangin, “ucap MD lagi.

Rasa bersalah dan penyesalan juga diutarakan oleh SJ suami korban (Sujiati), RO wanita selingkuhan SJ dan SP adik kandung RO. “Saya sangat menyesal pak,”katanya.

Kapolres Tebo AKBP Budi Rachmat dikonfirmasi awak media mengatakan, motif pembunuhan terhadap Sujiati adalah persengkongkolan pembunuhan dengan berencana. “Untuk sementara motifnya pembunuhan berencana, “kata Kapolres.

Diberikan sebelum, Sujiati (37) warga dusun Malako, desa Lubuk Mandarsah, Kecamatan Tengah Ilir, Tebo. Sujiati (37) meninggal dunia setelah terkena tembakan pada bagian kepala dan dada pada Kamis malam (12/4/2018).

Saat itu, korban hanya bersama anaknya dirumah. Sedangkan suami korban tengah menghadiri pernikahan di desa sebelah.

Saat kejadian, kawanan perampok yang diduga berjumlah dua orang tersebut masuk kedalam rumah korban melalui pintu belakang dan langsung menuju kamar korban. Dimana saat itu korban tengah tertidur.

Namun, aksi kawanan perampok sempat diketahui oleh anak korban RS (14) yang langsung berlari ke luar rumah sambil berteriak minta tolong dengan warga sekitar.

Diwaktu persamaan terdengar dua kali suara letusan yang diduga dari senjata api milik pelaku, dan didapat korban berumuran darah akibat terkena tembakan pada bagian Kepala dan dada.

Setelah diselidiki Sat Reskrim Polres Tebo, terungkap jika SJ dan RO pasangan selingkuh yang merupakan otak pembunuhan Sujiati.

RO wanita selingkuhan SJ yang diketahui suami Sujiati mengaku sudah dua tahun menjalani hubungan gelapnya atau selingkuh.Sementara terang RO, SJ mengaku sudah tidak nyaman lagi bersama Sujiati.

Dijelaskan RO, setiap kali SJ pulang malam selalu tidak dibukakan pintu oleh istrinya. Dari situlah timbul rasa kesal dan kebencian SJ terhadap istrinya itu.

RO mengakui dirinya berhubungan badan dengan SJ sudah 2 tahun lebih. Awal mula kenalan SJ menelponnya, Dari situlah dia mulai merayu-rayu.

Untuk kenalan mereka sudah lumayan lama, akan tetapi selama 2 tahun terakhir ini dirinya sudah melakukan hubungan intim dengan SJ. Dalam 1 bulan mereka melakukannya sebanyak 2 kali, setiap kali selesai berhubungan RH dikasih uang Rp 300 ribu sampai 500 ribu rupiah oleh SJ.

Saat ditanya dimana suaminya saat berhubungan, RO menjawab jika suaminya tidur di kamar sebelah.

Sedangkan SJ memasuki kerumah RO sekitar pukul 01:00 Wib terkadang pukul 02:00 Wib disaat sepi karena warga sudah pada tidur.

RO juga mengaku jika dirinya tidak puas berhubungan dengan suami sahnya. Pasalnya, setiap kali berhubungan intim, suami sahnya tidak pernah tahan lama. SJ pun berjanji akan menikahi RO.

Saat ini, SJ, RO, SP dan MD ditahan di Mako Polres Tebo untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (P01)

SILAHKAN KOMENTAR 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post