author photo
Anggota Polres Tebo saat menerima laporan dari keluarga korban 
NEWSPORTAL.id - Keluar siswa SMKN 1 Tebo korban pecahan seksual yang diduga dilakukan oleh gurunya sendiri, Kamis (12/04/2018) secara resmi melaporkan perbuatan terduga pelaku ke Polres Tebo.

Pantauan NEWSPORTAL.id, sekitar pukul 12.30 Wib, korban yang didampingi orang tuanya mendatangi Mako Polres Tebo. Orang tua korban melaporkan aksi bejat guru anaknya itu.

Dalam laporan, korban mengaku, pada saat siswa-siswi kelas XII menyelesaikan ujian akhir nasional, mereka melakukan corat-coret pakaian sekolah, saat itu korban ikut-ikutan dalam aksi corat-coret dan diketahui oleh pihak sekolah.

Akibatnya, korban dapat teguran berupa surat panggilan orangtua. Rabu (11/4/2019) saat korban baru usai istirahan jam olahraga, sekitar pukul 09.00 WIB, tiba-tiba, korban dipanggil oleh terduga pelaku.

"Kalau ingin persolan kamu selesai, ayo ikut Bapak ke rumah,"terang korban dihadapan penyidik menirukan ucapan pelaku.

Lalu, korban bersama pelaku menuju rumah pelaku di Perumahan Harapan Residen KM.5 Jalan Lintas Tebo Bungo. Dirumah tersebutkan pelaku yang juga merupakan mantan dosen ini memulai aksinya.

"Saya dibujuk dan diiming-imingi guru saya itu bisa menyelesaikan persoalannya disekolah, asal saya mau mengikuti kemauan dia,"ujar korban yang mengaku terus digerayangi pelaku.

Aksi pelaku semakin parah, kemaluan korban dielus-elus, lalu pelaku membuka resleting celana korban dan mengeluarkan kemaluan korban serta menggesek-gesekan tangannya pada kemaluan korban.

"Saya berontak dan berkata biarlah saya keluar dari sekolah dari pada harus seperti ini,"kata korban sembari membentak pelaku.

Saat itu pelaku ketakutan lalu membawa korban kembali kesekolah. Aksi bejat guru yang ternyata baru menikah ini akhirnya dilaporkan korban kepada orangtuanya dan akhirnya kasus tersebut terungkap saat pihak sekolah SMK ini menggelar perpisahan dengan siswa-siswi kelas XII.

"Saya melaporkan aksi bejat oknum guru yang telah mencabuli anak laki-laki saya, agar tidak ada lagi korban guru tersebut,"terang Ayah korban yang minta namanya jangan disebutkan saat melapor ke Mapolres Tebo, Kamis, sekira pukul 13.30 WIB.

Untuk diketahui, saat ini korban mengalami trauma akibat perlakuan okmum gurunya tersebut. (P01)

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post
HUKRIM (553) NEWS (358) SOROT (246) OPINI (101) KERJA (61) WARKOM (57) ARENA (55) WISBUD (20) LENSA (11) JEJAK (9) SENI (9) EDUKASI (4) EKOBIS (4) POLITIK (3) KREATIF (2)