author photo
NEWSPORTAL.ID - Badan Pertanahan Nasional (BPN) hari ini, Rabu (28/2) membantah tudingan warga soal sertifikat prona mereka yang tak kunjung diterbitkan. Hal ini disampaikan langsung oleh Yulianto, Kasi Penataan Pertanahan (P2) BPN Tebo. Menurut Yulianto, untuk tahun 2016 lalu pihaknya tidak menerima usulan pembuatan prona dari desa Betung Berdarah Barat.

“Kalo untuk tahun 2017 memang ada, jumlahnya saya lupa. Tapi belum semuanya kita serahkan. Soalnya ada beberapa persyaratan administrasi yang kurang atau tidak memenuhi syarat,”terang Yulianto. 

Selanjutnya yulianto membantah tudingan usulan prona di desa Betung Berdarah Barat sudah 2 tahun tak kunjung diterbitkan oleh pihaknya.

“Kita sudah turun langsung kesana (desa) menemui Kades untuk minta klarifikasi. Kades mengaku jika tahun 2016 tidak mengusulkan program prona, “kata dia. 

“Kades juga bilang kalau Sopiyanto tidak pernah mengurus prona. Jadi kabar itu tidak benar,”tegasnya lagi. 

Seperti yang diberitakan sebelumnya, program pengadaan sertifikat Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) di Kabupaten Tebo menuai persoalan. Pasalnya, masyarakat yang telah mengusulkan sertifikat prona sejak 2 tahun yang lalu, hingga kini belum ada kejelasan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Tebo.

Seperti yang terjadi di desa Betung Berdarah Barat Kecamatan Tebo Ilir. Ada ratusan masyarakat yang mengusulkan sertifikat prona pada tahun 2016 lalu, hingga sekarang tak kunjung diterbitkan oleh BPN.

"Padahal semua persyaratannya sudah kita penuhi. Kok sampe sekarang sertifikatnya belum diterbitkan, "ungkap Sopiyanto, warga Desa Betung Bedarah Barat, Senin (19/02/2018).

Bilang Sopiyanto, tidak hanya masyarakat desa Betung Berdarah Barat saja tapi ada beberapa desa lain juga mengalami nasib yang sama. Jumlahnya diperkirakan mencapai ribuan sertifikat.

"Di kabupaten lain, tiga bulan setelah diukur biasanya serifikat Prona langsung terbit, kenapa di Kabupaten Tebo ini lama sekali, kalau pun ada kendala harusnya dikasih tahu melalui Kadesnya masing- masing,"pungkasnya (P02)


This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post
More on

NEWS