author photo
NEWSPORTAL.id - Sudah sepakan ini, warga dua desa yakni, desa Kandang dan Desa Pelayang Kecamatan Tebo Tengah Kabupaten Tebo, merasa was-was dan ketakutan. Pasalnya, ada gajah liar yang berkeliaran di desa mereka. Bahkan gajah liar tersebut sudah merusak kebun sawit milik warga.

Camat Tebo Tengah, Ade Nofriza saat dikonfirmasi media ini membenarkan kejadian tersebut. “Iya ada gajah berkeliaran di desa Kandang dan desa Pelayang, “ujar Camat dikonfirmasi media ini, Selasa (08/05/2018).

Dikatakan camat jika kejadian tersebut sudah dilaporkannya kepihak terkait dalam hal ini Bupati Tebo dan Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Jambi.

Dari hasil laporan tersebut, bilang camat, tim BKSDA Provinsi Jambi bakal turun ke Tebo pada Jumat mendatang (11/05/2018). “Nanti BKSDA bersama intansi terkait yang menghalau gajah tersebut. Katanya Jumat nanti, “ucap Camat lagi.

Jelang kedatangan tim BKSDA, Camat menghimbau kepada warga agar berhati-hati dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Tidak itu saja, camat juga minta kepada warga untuk menyiapkan obor yang sewaktu-waktu bisa digunakan untuk menghalau gajah.

“Agar tidak ada korban jiwa, kami mengingatkan warga untuk berhati-hati terkait kemunculan gajah liar ini,” himbau Camat.

Diberikan sebelumnya, sudah sepakan ini, gajah liar yang diperkirakan berjumlah 3 ekor berkeliaran bebas di desa Kandang dan Desa Pelayang Kecamatan Tebo Tengah Kabupaten Tebo.

Selain merusak kebun sawit milik warga, keberadaan gajah liar tersebut membuat resah dan ketakutan warga desa setempat.

Soppriadi salah seorang warga mengaku dan mengeluhkan jika kebun sawit miliknya hampir habis dirusak gajah tersebut

“Sudah satu minggu ini berkeliaran dan merusak kebun saya. Saya bersama warga sudah berupaya mengusirnya, namun tak kunjung lari, “ungkap Soppriadi, Selasa (08/05/2018).

Yang menjadi persoalan, lanjut dia, warga saat ini merasa was-was dan ketakutan. Sebab, mereka khawatir sewaktu-waktu pemukiman mereka juga diganggu oleh gajah liar tersebut.
“Sekarang bukan persoalan kebun saja, kami juga takut kalau-kalau rumah kami menjadi sasaran gajah,”ucapnya.

Sementara, Anton Sekretis Desa Kandang Kecamatan Tebo Tengah mengaku jika keberadaan gajah tersebut sudah dilaporkan ke Camat Tebo Tengah.

Namun, kata dia, hingga saat ini belum ada tindakan untuk mengusir gajah tersebut. “Sudsh kita laporkan ke Camat. Tapi belum ada solusinya, “singkat dia. (P01)

SILAHKAN KOMENTAR 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post