author photo
Photo : facebook Hassyfa Angga
NEWSPORTAL.id - Photo rombongan gajah liar melintasi jalan yang kondisinya masih tanah merah diupload warganet ke media sosial, Senin (09/07/2018).

Pada keterangan photo disebutkan jika lokasi gerombolan gajah liar tersebut berada di desa Suo-Suo, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo.

Menurut keterangan warganet tersebut, keberadaan gajah liar ini dikeluhkan oleh masyarakat, “Gajah.. Merajalela
Di desa suo suo
Kec.. Sumay .meresahkan masrakat,”tulis akun facebook Hassyfa Angga, beberapa jam yang lalu, dan langsung ditanggapi 100 lebih warganet lainnya.

Terkait hal itu, Kepala BKSDA Jambi melalui Wawan Gunawan Kepala Seksi Wilayah II BKSDA Provinsi Jambi menjelaskan, Desa Suo-Suo dan Muara Sekalo, Kecamatan Sumay merupakan habitat alami gajah.

Berdasarkan monitoring dan pemantauan lapangan di Lanskap Bukit Tiga Puluh (TNBT), jelas dia, diperkirakan ada 143 ekor gajah yang berada di Kecamatan Sumay, Serai Serumpun dan VII Koto Kabupaten Tebo Propinsi Jambi.

Populasi gajah tersebut terdiri, menurut dia, terdiri dari 6 kelompok yaitu, kelompok Ana, kelompok Cinta, kelompok Ginting, kelompok Freda, kelompok Indah dan kelompok Karina. “Untuk pemantauan, ke 6 kelompok tersebut sudah dipasang GPS, “kata dia.

Berkeliaran gajah tersebut, Wawan menyarankan agar masyarakat berhati-hati apabila bertemu dengan kelompok gajah liar tersebut. Pasalnya, daerah lanskap bukit tiga puluh adalah merupakan habitat alami gajah khususnya di desa Suo-Suo Kecamatan Sumay.

“Bila terjadi konflik dengan gajah, segara melaporkan kepada petugas BKSDA Jambi atau ke Polsek setempat,”kata dia lagi.

“Jangan mengambil tindakan yang mangakibatkan kematian dikarenakan gajah sumatera tersebut di lindungi Undan Undang, dan sebaiknya  segera melaporkan ke BKSDA Jambi dan Polsek setempat,”tutupnya. (P01/P02)

SILAHKAN KOMENTAR 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post