Diduga, Bupati Masnah Amnesia: Terkait Rehab Gedung Kejari Muarojambi -->

Advertisement

Diduga, Bupati Masnah Amnesia: Terkait Rehab Gedung Kejari Muarojambi

Saturday, August 8, 2020

 

NEWSPORTAL.id, Muarojambi - Terkait pembangunan Rehab Gedung Kejaksaan Negeri (Kejari) Muarojambi, dengan anggaran senilai 2,5 milyar menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Muarojambi. Bupati Muarojambi Masnah Busyro mengatakan dirinya tidak mengetahui percis soal pembangunan rehab gedung Kejari tersebut, Kamis 6/8.


Bupati Masnah mengatakan, Gedung kejari itu emang sudah di anggarkan dari tahun 2018, 2019, selalu di batalkan, hingga tahun 2020 Recopussing anggaran.

" Kalau setahu saya itukan sudah dianggarkan dari tahun-tahun sebelumnya, tahun 2018 batal, 2019 di batalkan juga ehh... tahun 2020 ini Recopussing anggaran," ujarnya Bupati Masnah usai rapat paripurna.

Ketika ditanya kenapa gedung kejari Seperti Prioritas, padahal masih banyak pembangunan yang perlu di bangun, seperti rehab Kantor Bupati Muarojambi, yang saat ini atapnya bocor, dan juga pembangunan jembatan untuk penghubung antara satu Desa kedesa lain yang di batalkan.

" Kalau masalah itu coba tanya ke pak Sekretaris Daerah saja,"kilahnya bupati Masnah.


Hal tersebut berbanding terbalik apa yang di sampaikan Bupati Muarojambi Masnah Busyro dengan pantauan wartawan dilapangan, pembangunan gedung kejari selama dua tahun berturut-turut menjadi Prioritas.

Pembangunan gedung kejari tak tanggung-tangung pada tahun sebelumnya memakan anggaran dari APBD Muarojambi sebesar 2 milyar, pada tahun 2020 kembali di bangun dengan anggaran 2,5 milyar, artinya dalam waktu dua tahun ini pembangunan gedung Kejari Muarojambi menelan APBD Muarojambi sebesar 4,5 milyar.

Terpisah, Di beritakan sebelumnya rehab gedung kejari, ini juga menuai kritikan dari LSM Laskar Merah Putih Perjuangan (LMPP) yang diketuai oleh syahrial, ia mengatakan sangat kecewa dengan pembangunan gedung kejari, mengingat tahun ini sedang dilanda musibah besar covid19 yang mengakibatkan perekonomian masyarakat menjadi menurun. 

" Kami sangat kecewa dengan pemerintah Kabupaten Muarojambi yang masih melakukan pembangunan gedung kejari ditengah pandemi covid19, harusnya pada saat Refocusing anggaran, harus mendahulukan kepentingan masyarakat ditimbang kepentingan segelintir golongan,"ungkapnya Ketua LSM LMPP Syahrial.(zan)